Kamis, 12 November 2015


[DAFTAR ISI]







--Daftar Isi………………………………………………………………………………………………………………….……..…1

--Pengertian dan Pembahasan Neraca Saldo……………………………………………………………..……….2

--Cara Pengisian Neraca Saldo……………………………………………………………………………………………..3

--Neraca Saldo yang belum di Sesuaikan..………………………………………………………………..………….4

--Neraca Saldo yang sudah di Sesuaikan………………………………………………………………………..…….5











                                                                                                                                                                                   Hal 1
NERACA SALDO

Neraca Saldo adalah suatu buku yang memiliki isi berupa daftar yang memaparkan kumpulan saldo berasal dari data yang dimiliki oleh setiap rekening dari pihak- pihak terkait.

Neraca saldo biasanya memiliki beberapa kolom utama yang digunakan dalam melakukan sautu pendataan.
Kolom – kolom tersebut antara lain kolom neraca itu sendiri, kolom harga pokok produksi, kolom perkiraan besar kecilnya keuntungan atau kerugian dari suatu transaksi dan kolom pembelian serta penjualan.

Neraca Saldo pada umumnya dikeluarkan pada saat periode akhir untuk digunakan sebagai bahan evaluasi. Hal tersebut karena neraca ini akan menunjukan kesetabilan perekonomian yang didapat melalui suatu aktivitas ekonomi yang dijalankan selama prosesnya.


Neraca Saldo berfungsi untuk mendeteksi setiap kesalahan matematika yang telah terjadi dalam sistem akuntansi double-entry yaitu pembukuan berpasangan.

Dalam neraca jika disediakan dan terdapat total debit sama dengan total kredit yang dipaparkan secara jelas maka dapat dikatakan bahwa neraca saldo dianggap seimbang serta tidak boleh ada kesalahan matematika yang ditemui dalam buku besar akutansi pihak tersebut.

Namun, ini tidak berarti tidak ada kesalahan dalam sistem akuntansi perusahaan. Sebagai contoh, transaksi diklasifikasikan tidak benar atau mereka hanya hilang dari sistem masih bisa ada kemungkinan kesalahan akuntansi yaitu berupa materi yang tidak akan terdeteksi oleh prosedur neraca saldo.

Neraca saldo juga dapat berupa sebuah worksheet pembukuan di mana saldo semua buku besar yang dikompilasi ke dalam kolom debit dan kredit. Sebuah perusahaan menyiapkan neraca saldo secara berkala, biasanya pada akhir setiap periode pelaporan. Tujuan umum menghasilkan neraca saldo adalah untuk memastikan entri dalam sistem pembukuan perusahaan secara matematis dan benar. Neraca saldo biasanya disiapkan oleh pemegang buku atau akuntan yang telah menggunakan daybooks atau buku harian akutansinya untuk mencatat transaksi keuangan dan kemudian mempostingnya ke buku besar nominal dan buku besar pribadi. Neraca saldo adalah bagian dari sistem pembukuan double-entry dan menggunakan format account ‘T’ klasik untuk menyajikan nilai-nilai yang didapat melalui segala aktifitas ekonomi yang berupa transaksi debit dan kredit.





                                                                                                                                                                                   Hal 2
Cara Pengisian Neraca Saldo

Untuk mempermudah cara pengisian Neraca Saldo, Perhatikan Panduan Pengisian Berikut.


1. Kolom Nomor
    Kolom Nomor ini diisi dengan nomor urut perkiraan atau nomor perkiraan itu sendiri
 Misalnya: 11,12,..,31,.., dan seterusnya.


2. Kolom Nama Perkiraan
    Kolom ini Sesuai dengan nama perkiraan dalam bentuk buku besar yang dipergunakan pada periode
 tersebut, misalnya Kas, Piutang Dagang, Utang Dagang, dan Modal Permilik.


3. Kolom Debet dan Kredit
    Kolom ini diisi dengan saldo perkiraan dalam buku besar. Caranya hanya memindahkan saldo
 masing-masing perkiraan dari buku besar yang sudah dibuat, saldo debet masuk ke kolom Debet dan
 saldo kerdit masuk ke kolom Kredit. Setelah semua saldo perkiraan dikumpulkan, kemudian
 di jumlahkan untuk masing-masing kolom Debet dan Kredit. Jika jumlah kolom Debet sama dengan
 Kredit, berarti ada kemungkinan proses yang telah di lakukan sudah benar. Dikatakan ada
 kemungkinan karena seimbangnya jumlah Debet dan Kredit belum menjamin kebenaran pencatatan
 yang telah dilakukan. Bisa saja kesalahan dalam memasukan angka transaksi ke perkiraan lain waktu
 menjurnal, misalnya: Tanggal 31 Desember 2003 dibayar Gaji Karyawan Rp. 6.500.000,00-.





                                                                                                                                                                                   Hal 3
Berikut ini Neraca Saldo “PD PELANGI JAYA” per 31 Desember 2003 yang belum di sesuaikan.

21.         KAS                                                                                            Rp. 6.700.000,00-
22.         Piutang                                                                                     Rp. 10.200.000,00-
23.         Cadangan Kerugian Piutang                                                 Rp. 9.200.000,00-
24.         Persediaan Barang Dagangan                                              Rp. 14.430.000,00-
25.         Asuransi Dibayar Dimuka                                                      Rp. 550.000,00-
26.         Peralatan Kantor                                                                     Rp. 12.500.000,00-
27.         Akum. Peny. Peralatan Kantor                                              Rp. 2.250.000,00-
36.         Utang Dagang                                                                          Rp. 5.600.000,00-
37.         Wesel Bayar                                                                             Rp. 1.820.000,00-
41.         Prive Adri                                                                                  Rp. 3.250.000,00-
46.         Penjualan                                                                                  Rp. 47.208.000,00-
56.         Pembelian                                                                                 Rp. 11.948.000,00-
57.         Beban Gaji                                                                                 Rp. 6.500.000,00-







[DIMINTA]
1. Susunlah Neraca Saldo per 31 Desember 2003!

                                                                                                                                                                                   Hal 4
Berikut ini Neraca Saldo “PD PELANGI JAYA” per 31 Desember 2003 yang sudah disesuaikan.

PD PELANGI JAYA
Neraca Saldo
Per 31 Desember 2003

Nomor
Perkiraan
DEBET
KREDIT
21
KAS
Rp.6.700.000,00-
-
22
Piutang
Rp. 10.200.000,00-
-
23
Cadangan Kerugian Piutang
-
Rp.9.200.000,00-
24
Persediaan Barang Dagangan
Rp. 14.430.000,00-
-
25
Asuransi dibayar dimuka
Rp. 550.000,00-
-
26
Peralatan Kantor
Rp. 12.500.000,00-
-
27
Akum. Peny. Peralatan Kantor
-
Rp. 2.250.000,00-
36
Utang Dagang
-
Rp. 5.600.000,00-
37
Wesel Bayar
-
Rp. 1.820.000,00-
41
Prive Adri
Rp. 3.250.000,00-
-
46
Penjualan
-
Rp. 47.208.000,00-
56
Pembelian
Rp. 11.948.000,00-
-
57
Beban Gaji
Rp. 6.500.000,00-
-

JUMLAH
Rp. 66.078.000,00-
Rp. 66.078.000,00-







                                                                                                                                                                                   Hal 5




Semoga Bermanfaat :D
Jika di copy paste ke Microsoft Word, lebih rapih.
Jika ada kesalahan mohon dimaafkan ya :D.

1 komentar: